Rabu, 02 Mei 2018

3.3 Menggunakan layanan si yang efektif dan cepat tanggap terhadap permasalahan aplikasi yang digunakan user


3.3 Jelaskan secara singkat bagaimana menggunakan layanan si yang efektif dan cepat tanggap terhadap permasalahan apalikasi yang digunakan user !

- Manajemen Layanan Sistem Informasi adalah suatu metode yang memfokuskan pada konteks dan persepsi konsumen dalam layanan Sistem Informasi dan metode tersebut menangani masalah tentang karakteristik yang ada pada manajemen sistem informasi.

PENERAPAN END USER COMPUTING
Dibutuhkan pemahaman mengenai teknologi sistem informasi oleh pengembang yang akan melakukan pengembangan sistem sendiri. Jadi tidak akan efektif jika pengembang sistem tidak memiliki pemahaman tentang teknologi sistem informasi yang cukup, karena hal ini dipaksakan sudah bisa dipastikan tidak akan berhasil. Beberapa tahap agar penerapan layanan si berjalan efektif :
1. Tahap inisasi (initiation)
Yaitu tahap dimana organisasi(perusahaan) mulai pertama kali mngenal teknologi informasi. Memasng secara umum perusahaan yang ada sudah melawati masa ini, meskipun masih ada juga beberapa yang masih dalam proses tahapan inisiasi ini.

2. Tahap ketularan (contagion) 
Yaitu tahap diamana organisasi (perusahaan) sudah mulai banyak yang menggunakan teknologi informasi meskipun ini dilakukan atau tidak terlalu mempertimbangkan untung ruginya dari penggunaan teknologi informasi ini. Artinya aspek keuntungan (benefit) dan biaya (cost) benar-benar dikesampingkan tetapi hanya meniru beberapa perusahaan yang menjadi pesaing (competiter). 

3. Tahap kendali (control)
Pada tahap ini organisasi (perusahaa) sudah mulai selektif di dalam penggunaan teknologi informasi. Ada hal yang dijadikan pertimbangan sebelum memutuskan penggunaan teknolgi informasi seperti pertimbangan untung rugi (cost & benefit). Artinya bila ada individu atau suatu unit di dalam organisasi (perusahaan) membutuhkan teknologi informasi, bagian pengadaan takan melakukan evaluasi dulu biaya yang dikeluarkan serta keuntungan yang nanatinya akan didapat dengan penggunaan teknologi informasi.
 4. Tahap matang (mature)
Pada tahap ini organisasi (perusahaan) menggunakan teknologi informasi tidak hanya mempertimbangakan keuntungan (benfit) yang akan didapatkan serta berapa biaya (cost) yang harus dikeluarkan tetapi lebih dari itu bagaimana teknologi informasi yang digunakan dapat dijadikan sebagai alat keunggulan di dalam bersaing (compatetive advantage).

sumber :


http://zonaartikel1000.blogspot.co.id/2016/01/pengembangan-sistem-informasi-oleh.html

3.2 Contoh standart operasional manajemen IT untuk operator aplikasi


3.2  Sebutkan dan jelaskan serta berikan contoh standart operasional manajemen itu untuk operator aplikasi !


- SOP operator it adalah operator yang bertanggung jawab dalam semua peralatan yang ada dalam sistem komputerisasi it. Selain itu juga bisa menonfungsikan peralatan bila tidak dipergunakan, mencatat tentang pelaksanaan jadwal kegiatan penggunaan komputer, bertanggung jawab penuh atas kebersihan lingkungan kerja dan membantu permasalahan menyelesaikan yang ada pada sistem komputerisasi it.


Prosedur dengan mempelajari pedoman kerja dan melaksanakan tugas yang diberikan, menyiapkan sarana prasarana yang diperlukan, melaporkan pada bagian helpdesk bila perangkat yang dipakainya bermasalah,  menjaga dan merawat semua barang komputerisasi it.


Syarat dan sertifikasi operator
Untuk sekedar menjadi staff komputer yang bertugas untuk mengoperasikan komputer tidak diperlukan sertifikasi, namun lebih membutuhkan pelatihan (saat kami menyusun tugas banyak di Google ditawarkan macam – macam pelatihan bagi staff operator komputer). Tapi untuk sertifiikasi staff komputer sendiri juga ada. Salah satu lembaga yang menawarkan sertifikasi untuk staff komputer itu adalah LSP Telematika. Syarat, ketentuan, jenis sertifikasi ada di dalam link yang kami berikan dibawah. Namun ada pula , Sertifikasi Oracle, berkaitan dengan tugas data entry operator .
 
Organisasi profesi dan kode etik operator
Untuk organisasi profesi khusus operator komputer di Indonesia sendiri masih belum ada. Untuk kode etik sendiri juga masih berdasar standar kompetensi operator yang dikeluarkan oleh Batlibang Kominfo.
Kalau kode etik umum:

  • Memiliki kemampuan mengoperasikan komputer.
  • Sopan terhadap pelanggan, ingat pepatah “pembeli adalah raja”. Palanggan juga pembeli, jadi pelayanan harus nomor 1. Jangan sampai pelanggan kabur hanya gara-gara operatornya tidak ramah, jadi untuk para operator  harus menjaga kesopanan dan berusahalah mengenal pelanggan lebih dekat. Dengan begini pelanggan akan lebih royal.
  • Harus Ontime, disiplin.
  • Izin tidak masuk, kalau ingin izin harus memberi tahu ,surat menyusul tidak masalah.
  • Profesionalisme bagian kerja,job desc, tidak mencampur adukan masalah pribadi ke pekerjaan.
  • Menghormati dan menaati segala peraturan yang diatur.
Kalau kode etik sebagai data entry operator:
  • seorang data entry operator harus menguasai ilmu secara mendalam di bidangnya .
  • seorang data entry operator harus mampu mengkonvensi ilmu menjadi keterampilan .
  • seorang data entry operator harus menjunjung tinggi etika dan intergritas profesi .
  • seorang data entry operator harus bertanggung jawab dalm menjalankan tugas seorang data entry .
  • seorang data entry operator harus menguasai materi yang diberikan dan menyeleksi yang akan diinput.
Untuk operator data entry ada karena itu adalah salah satu profesi di bidang TI, mungkin ikut bergabung dalam Perhimpunan Ahli Teknik Indonesia (PATI)


Sumber : https://id.scribd.com/document/326209327/SOP-Operator-Komputer
                http://nextberbagi.blogspot.co.id/2015/02/operator.html